Selasa, 16 Oktober 2018

Prioritas Land Indonesia Kerjasama Esa Unggul untuk Program International


Prioritas Land Indonesia (PLI) pengembang properti Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) menjalin kerjasama dengan Universitas Esa Unggul untuk program sekolah internasional di Serpong.
Direktur PT PLI Marcellus Chandra, apartemen MPS berharap, dengan adanya kerja sama ini okupansi di apartemen yang terletak di antara segitiga emas Gading Serpong, Karawaci, dan Alam Sutera ini bisa meningkat.
“Selain itu, dengan banyaknya mahasiswa yang berkuliah di menara Lucia Majestic Point Serpong ini, unit yang tersisa juga bisa terjual dan bisa memberi kepastian sewa bagi investor yangg membeli untuk disewakan,” kata Marcell, dalam siaran pers, Minggu (9/9).
Saat ini, harga jual per unit mulai dari Rp 470 juta untuk tipe studio dengan luas 22,9 meter persegi dan Rp 1,2 miliar untuk ukuran 54 meter persegi. Bulan ini, kami juga menawarkan promo Logam Mulia 10 Gram dan Subsidi DP 5%.
Majestic Point Poin Serpong merupakan apartemen 32 lantai yang terdiri dari 900 unit apartemen dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko). MPS juga terdiri dari dua tower, Tower Lucia dan Tower Khan.
“Kampus Esa Unggul Program Internasional berada di area podium dengan luas 1000 meter persegi, atau terdiri dari dua lantai,” kata Marcell.

Program Internasional
Sementara itu, Dr. Fransiskus Adikara, Direktur Kampus Internasional Gading Serpong, Univesitas Esa Unggul mengungkapkan, pihaknya akan menjadikan kampus yang terletak di Majestic Point Serpong, Gading Serpong ini sebagai pusat untuk semua
Program Internartional Universitas Esa Unggul dengan standart internasional, baik di pelayanan, sarana dan prasarana.
Universitas Esa Unggul, kata Frans, sengaja menjadikan Gading Serpong sebagai pusat untuk program internasional, pasalnya wilayahnya sangat mendukung, baik dari segi infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.
“Kalau dari segi market, Gading Serpong sangat mendukung, karena banyak sekali calon-calon mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah atas di daerah ini. Bahkan kedepannya, kami akan memindahkan semua Program Internasional yang saat ini ada di Kampus Pusat Kebon Jeruk ke Kampus Internasional Gading Serpong,” kata Frans. (*)


Selasa, 17 Juli 2018

PT Prioritas Land Indonesia - PROGRESS PEMBANGUNAN K2 PARK GADING SERPONG


PT Prioritas Land Indonesia melakukan peletakkan batu pertama (groundbreaking) Superblok K2 Park di Gading Serpong sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek tersebut. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 3 hektar di Gading Serpong, Tangerang, Banten itu nantinya akan terdiri dari empat tower apartemen sebanyak 2.500 unit, 1 tower hotel (Harris Hotel), serta 1 tower pusat pendidikan.
Menurut Presdir PT Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra gedung pertama yang akan dibangun di proyek ini adalah Hotel Harris. Rencannya, hotel bintang empat itu terdiri dari 200 kamar. “Pada tahap berikutnya pembangunan lima tower apartemen. Ini akan dilakukan secara paralel. Penyerahan kunci kami targetkan berlangsung pada 2018,” katanya.
Dia mengatakan untuk proyek superblok tersebut pihaknya menggelontorkan investasi sebesar Rp1,5 triliun. Dia optimistis, superblok tersebut akan memberi warna baru di kawasan Gading Serpong, mengingat K2 Park akan menjadi proyek multi fungsi dengan sejumlah fasilitas, mulai area kuliner, komersial, restoran, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya. “Ini proyek masterpiecekami dan ini yang kelima setelah vila di Nusa Dua dan di Uluwatu Bali, Apartemen Majestic Point Serpong, dan Apartemen Indigo Bekasi,” katanya.
Sementara itu, untuk pusat pendidikan di K2 Park, rencananya akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, di antaranya adalah sekolah sekretaris, sekolah musik, dan sekolah public relation (PR) Berjarak sekitar 5 menit dari pintu tol Karawaci, unit-unit di superblok K2 dibanderol seharga mulai Rp500 juta-an. Saat ini, sebanyak dua tower apartemen sudah hampir terjual seluruhnya. “Dalam waktu dekat kami kembali akan meluncurkan tower ketiga dengan kenaikan harga sudah mencapai 30% dibandingkan tower pertama,” ujarnya. 


Selasa, 05 Juni 2018

Progress Majestic Point Serpong 2018



PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.
“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).
Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.
“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.

Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.

Senin, 26 Maret 2018

MNC Bank Gandeng Prioritas Land Indonesia untuk Penyaluran KPA

PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menggandeng Prioritas Land untuk penyaluran produk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Mortgage Products Development Head MNC Bank Ferdi Diapari menjelaskan, dalam rangka mendorong kinerja perseroan terutama pada peraihan kredit konsumer, pihaknya meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra. Salah satunya dengan Prioritas Land, di mana MNC Bank merupakan mitra dalam penjualan apartemen.
“Kemitraan ini selain karena segmentasi apartemen masih sesuai dengan segmen yang kami kejar, juga karena portofolio yang bagus seperti Tower pertamanya berhasil terjual 95% dalam sehari,” ujar Ferdi Diapari di sela acara Launching Tower Baru Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Serpong, Minggu (11/3/2018).
Dalam acara tersebut, perusahaan yang berada dalam naungan MNC Group ini mengenalkan dan menjual produk KPA kepada para calon konsumen yang datang di acara peluncuran yang diselenggarakan oleh pihak pengembang di MPS Tower Lucia.

“Kerja sama penjualan apartemen tersebut menjadi salah satu upaya mendongkrak kinerja peraihan mortgage karena selain memiliki lokasi yang strategis, juga memiliki segmentasi mahasiswa sehingga sesuai dengan salah satu target bank,” tambah Ferdi.

Sementara itu, GM Prioritas Land Indonesia Sammy Maramis menerangkan bahwa dengan menjadikan MNC Bank sebagai mitra penyaluran KPA, penjualan dari tower yang baru akan meningkat dan mengalahkan rekor penjualan tower pertama. Hal tersebut tidak terlepas dari strategisnya posisi apartemen MPS dan konsep berorientasi edukasi, serta fasilitas KPA dari MNC Bank yang mumpuni.

“Apartemen menjadi pilihan tepat bagi mahasiswa dan professional muda. Selain karena lokasinya yang strategis di segitiga emas Serpong, Karawaci, dan BSD, apartemen Majestic Point Serpong juga memiliki konsep sebagai Living and Education Center,” katanya.

Program yang diusung dalam Penjualan Apartemen Majestic Point Serpong saat ini adalah kemudahan dalam memiliki usaha dalam bidang kos. Hanya bermodalkan awal Rp10 juta saja sudah bisa memiliki kos-kosan dengan pendapatan pasif yang sudah dijamin oleh pengembang sampai dengan 5 tahun.

Selain itu, ada juga program bundling yang ditawarkan berupa Instant Approval Kredit Mobil oleh MNC Finance, Instant Approval Kartu Kredit MNC Bank, Program cicilan dari MNC Travel, serta gratis berlangganan 6 bulan MNC Vision bagi Nasabah KPA Apartemen Majestic Point Serpong melalui MNC Bank.

Ferdi Diapari berharap kerjasama antara MNC Bank dengan Prioritas Land dapat terus berlanjut untuk proyek-proyek di masa mendatang.

Perlu diketahui, selain menjadi mitra dalam penjualan KPA, MNC Bank juga menyalurkan kerja sama pembiayaan senilai Rp150 miliar kepada Prioritas Land sebagai developer apartemen MPS pada April 2017.
Untuk penjualan KPA dari apartemen  MPS sendiri, Ferdi optimistis akan menuai sukses didasarkan kepada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap properti.

“Hal tersebut didukung oleh penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi, lokasi strategis, dan fasilitas utama yang terintegrasi. Selain itu, diharapkan juga mampu mendongkrak kinerja mortgage untuk berkontribusi terhadap target kredit 2018 MNC Bank di kisaran 10-12%,” tutup Ferdi.

Jumat, 02 Februari 2018

Prioritas Land indonesia Tawarkan Konsep Juragan Kos dengan Modal Rp10 Juta

PT Prioritas Land Indonesia menawarkan konsep juragan kos kepada para konsumen melalui apartemen Majestic Point Serpong dengan modal yang sangat kecil, yakni Rp10 juta.
Presiden Direktur PLI Marcellus Chandra mengatakan awal ide untuk mencetuskan konsep tersebut muncul setelah melihat banyak masyarakat, khususnya di daerah Tangerang yang ingin mempunyai passive income dengan cara membangun kost-kostan, namun terkendala biaya yang cukup mahal.
Padahal, kata Marcell, di sekitar Serpong banyak masyarakat perantau dari luar daerah, seperti mahasiswa, profesional, bahkan pegawai-pegawai biasa yang mencari tempat tinggal di kontrakan atau kost-kostan. Dengan demikian, banyak orang yang merasa optimis bahwa memiliki rumah kost pasti akan menguntungkan.
"Contohnya saja di daerah apartemen MPS ini banyak sekali kampus dan perkantoran. Itu sudah pasti mahasiwa dan karyawan itu butuh tempat tinggal karena banyak sekali di antara mereka itu berasal dari luar daerah. Untuk diketahui saja, harga sewa kost per ruangan di daerah Summarecon, tempat MPS ini berada saat ini sebesar Rp2,6 juta per bulan," tutur Marcell.
Marcell menjelaskan harga apartemen MPS sekarang mulai dari Rp500 juta, namun dengan modal Rp10 juta apartemen sudah bisa langsung dimiliki dengan cicilan sekitar Rp20.000 per hari (untuk dua tahun pertama). Selain itu, pihak developer juga memberikan rental guarantee/jaminan sewa sebesar 9% per tahun (selama 2-3 tahun).
"Kami juga memberikan free maintenance (listrik & air), free interior, dan dikelola secara profesional oleh developer. Para juragan ini nantinya langsung dapat income dan dijamin tersewa," kata Marcell.
Sementara General Manager Sales & Marketing Billy Tanutama menjelaskan fasilitas yang disediakan bagi para penyewa kost-kostan ini mulai dari kolam renang, playground, sky park, jogging track, gym, dan basketball court. Sementara unit yang tawarkan adalah type studio (semi gross 27 m2), satu bedroom (semi gross 40 m2), dan dua bedroom (semi gross 54 m2).
Billy menyampaikan pembangunan apartemen MPS saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian yang hampir rampung 85%. Lokasi MPS, sambung Billy, sangat mudah diakses, hanya lima menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta-Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas atau sekolah seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.
Selain fasilitas pendidikan, apartemen ini juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros,  Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.
Saat ini, juga tengah dibangun Rumah Sakit Mitra Keluarga, yang keberadannya hanya beberapa ratus meter saja di sebelah MPS. Artinya, keberadaan rumah sakit ini juga akan ikut mendongkrak harga MPS.
"Lokasi strategis dan kebutuhan market akan hunian sewa tentunya menjadi peluang investasi yang menarik,kami optimis konsep ini akan berhasil dan memberi keuntungan maksimal bagi para juragan kost yang berinvestasi di Majestic Point Serpong," tutur Billy.

Selasa, 11 Juli 2017

Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) Pasarkan 100 Unit Terbaik

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) kembali memasarkan 100 unit terbaik dari Apartemen Majestic Point Serpong (MPS), yang progres pembangunannya sudah mencapai 80%.
MPS dibangun setinggi 32 lantai yang terdiri dari 900 unit apartemen dan dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko).
Presiden Direktur PT PLI Marcellus Chandra mengatakan, dari 900 unit tersebut, masih terdapat 100 unit apartemen terbaik yang belum dijual. Adapun harganya dibanderol mulai dari Rp400 jutaan.
“Selain unit apartemen terbaik, kami juga memasarkan sebanyak 10 unit ruko yang dijual mulai dari Rp2 miliar dan SOHO Rp500 jutaan. Tapi saat ini, untuk kios sudah habis terjual,” ujar Marcell melalui keterangan tertulis yang diterima Property and the City di Jakarta, Selasa, (16/5/2017) lalu.
Namun, yang terpenting, lanjut Marcell, semua unit yang dipasarkan tersebut, saat ini sudah tersedia, sehingga konsumen bisa langsung memilih. Marcell beralasan, unit-unit terbaik tersebut sengaja baru dijual, karena masih menunggu momen yang tepat.
“Sekarang adalah waktunya. Daya beli konsumen semakin membaik,” tegasnya.
Untuk menarik investor dan end user, PLI juga menawarkan paket Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) dari Bank MNC, Bank Muamalat, dan Bank Victoria. Bahkan PLI menawarkan cicilan KPA hanya sebesar Rp3 juta per bulan melalui Bank MNC.
Marcell memastikan bahwa unit-unit terbaik tersebut akan memiliki imbal hasil yang menguntungkan. Keyakinan akan imbal hasil yang tinggi itu mengacu pada lokasi apartemen yang sangat strategis, karena ada di segitiga emas kawasan Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City. Selain dikelilingi kampus dan sekolah ternama juga langsung berhadapan dengan Kampus Universitas Tarumanagara (Untar), yang akan segera dibangun.
MPS juga mudah diakses, hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol JORR Jakarta – Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas dan sekolah ternama, seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.
Selain fasilitas pendidikan, apartemen ini juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros, Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.
“Saat ini, juga tengah dibangun Rumah Sakit Mitra Keluarga, yang keberadaannya hanya beberapa ratus meter saja di sebelah MPS. Artinya, keberadaan rumah sakit ini juga akan ikut mendongkrak harga MPS,” kata Marcell.

Senin, 17 April 2017

PT Prioritas Land Indonesia Jalin kerja sama dengan MNC Bank

PT Prioritas Land Indonesia (PLI) dan PT Bank MNC Internasional Tbk menjalin kerja sama pendanaan sebagai strategi perusahaan merampungkan proyek Apartemen Majestic Point Serpong di Gading Serpong, Tangerang.

Penandatanganan kerjasama pembiayaan senilai Rp150 miliar tersebut dilaksanakan Presiden Direktur MNC Bank,  Benny Purnomo dan Direktur Utama PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra, serta disaksikan Wholesale Banking & SME Banking Business Head, Nelly Henry di MNC Tower, Jakarta, Kamis.
 
Marcell optimistis dengan menggandeng Bank MNC akan mampu merampungkan Proyek Majestic Point Serpong sebagai langkah meningkatkan kepercayaan investor terhadap sektor properti.
Ia menambahkan  di tengah perlambatan sektor property di tahun 2015-2016, PT PLI tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan dan menyelesaikan proyek-proyeknya.
 
“Kami optimis tahun ini menjadi tahun kebangkitan properti setelah sektor ini sempat melambat di tahun lalu,” ujarnya.
 
Kerjasama keduanya berdasarkan pertimbangan kinerja dan portfolio proyek. Sektor properti merupakan sektor potensial untuk bertumbuh di tahun ini dan hal ini Sejalan dengan strategi  bisnis MNC Bank berfokus pada segmen konsumer dan retail dengan segmen komersial dan korporasi sebagai pendukungnya, kata Benny.
 
“Kami melihat properti sebagai satu sektor ekonomi yang sangat prospektif ke depan menyusul adanya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk regulator sektor keuangan, untuk mendorong berkembangnya industri properti nasional,” ujarnya.
 
PT Prioritas Land Indonesia memiliki beberapa proyek yang dibangun di Jakarta dan Bali. Salah salah satunya adalah Apartemen Majestic Point Serpong.  Pada tahun 2015 lalu, PT Prioritas Land Indonesia telah melakukan serah terima tahap awal. Apartemen berkapasitas 900 unit itu dibangun pada April 2013 dan melakukan tutup atap (topping off) pada Februari 2015.
 
“Dengan dijalinnya kerjasama ini, PT PLI berharap agar proyek Majestic Point Serpong dapat rampung di tahun 2017 dan dapat diserahterimakan dengan kondisi yang terbaik, sehingga investasi dari para konsumen dapat meningkat dengan maksimal,” kata Marcellus Chandra.
 
Menurutnya, tingkat capital gain yang tinggi apartemen MPS didasarkan pada kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap suatu properti. Hal itu didukung pembuktian penjualan pasar kedua (second market) yang tinggi. Selain itu, lokasi strategis dan didukung dengan fasilitas
utama yang terintegrasi.
 
Apartemen ini terdiri atas dua menara memiliki ketinggian 32 lantai dan terletak di kawasan segitiga emas Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City.
 
Selain apartemen, proyek Majestic Point Serpong juga menawarkan kawasan komersial yaitu kios dan ruko. Posisinya  tepat berada di bagian depan apartemen yang langsung menghadap ke Jalan Raya Kelapa Dua.
Apartemen MPS berada di segitiga emas kawasan Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City. Selain dikelilingi kampus dan sekolah ternama, kios-kios tersebut langsung berhadapan dengan Kampus Universitas Tarumanagara (Untar), yang akan segera dibangun.
 
MPS juga mudah diakses hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta ¿ Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas / sekolah ternama, seperti  Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School,  Universitas Bina Nusantara,  Prasetya Mulya,  Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita.
 
 Diharapkan kerjasama ini menjadi awal hubungan yang panjang antara kedua belah pihak untuk proyek-proyek di masa yang akan datang.
 
Pada 2016, MNC Bank  telah menyalurkan kredit sebesar Rp7,9 Triliun, meningkat sebesar 12,83 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan untuk pembiayaan kepemilikan rumah, perseroan miliki porsi menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sebesar 27 persen dari sektor konsumer atau sekitar Rp1 Triliun.
 
MNC Bank juga mengembangkan bisnis melalui inovasi teknologi digital. Setelah mengembangkan fasilitas mobile banking dan internet banking, beberapa waktu lalu MNC Bank kembali meluncurkan produk berbasis digital lainnya yaitu aplikasi ¿punyakartu¿ dan ¿punyacelengan¿ yang dapat diunduh melalui Apple Store dan Google Play.
 
Selain itu MNC Bank juga terus memperluas jaringannya dengan efektif bergabung di 49.000 ATM Bersama dan jaringan ATM Prima yang memiliki lebih dari 96.000 ATM berlogo PRIMA sehingga nasabah akan semakin mudah dalam melakukan transaksi.